halo!
kali ini kerupuk gak ngasih kalian informasi yang gak menarik dan gak cocok untuk kamu baca, kali ini kerupuk akan mencurahkan suara hati kerupuk yang gak kesampean dipapar di depan umum. kerupuk akan paparkan di sini, karena menurut kerupuk aman karena identitas penulis curahan hati ini bisa dirahasiakan. mulai aja yak!
salah eug apa?
akhir-akhir ini saya diresahkan dengan kelompok pemuda-pemudi yang suka menyisipkan kata akhir yang kayanya sih ga bakal ada di kamus besar bahasa indonesia. kalian yang sepaham sama saya pasti tahu apa kata tersebut, yak, kalian salah. kata tersebut adalah ANJIR. kenapa ANJIR saya bicarakan di sini? apakahANJIR merupakan kata-kata yang kasar? kayanya sih enggak ya? kenapa? karena ANJIR adalah sebuah eufimisme dari kata anjing. eufimisme adalah sebuah cara bahasa untuk memperlembut kata. haha, memperlembut. kalo bagi kerupuk ANJIR ini lebih ke merusak bahasa ya. kalo mau memperindah bahasa bukan begitu caranya mz, mb. kalo mau ngomong anjing, ngomong aja, tapi artikulasi dan irama bicaranya dihaluskan dong, ya kalo kamu belom siap untuk ngomong anjing dengan halus, yuk ganti kata ANJIR itu menjadi YA AMPUN. mari kita buat contoh situasinya
bikin sendiri
kita (k): “eh, tadi gua ketemu si joni loh, joni sekarang bawa mobil, dia bilang abis hasil ngepet selama 3 tahun”
lawan bicara (lb): “eh, ANJIR, yang bener lu dia abis ngepet? dia malah bilang ke gua abis jual tanah warisan babanya”
lawan bicara (lb): “eh, ANJIR, yang bener lu dia abis ngepet? dia malah bilang ke gua abis jual tanah warisan babanya”
oke, coba kita ke situasi ANJIR diganti dengan YA AMPUN
ya ampun
(k): “eh, tadi gua ketemu si joni loh, joni sekarang bawa mobil, dia bilang abis hasil ngepet selama 3 tahun”
(lb): “eh, YA AMPUN, yang bener lu dia abis ngepet? dia malah bilang ke gua abis jual tanah warisan babanya”
(lb): “eh, YA AMPUN, yang bener lu dia abis ngepet? dia malah bilang ke gua abis jual tanah warisan babanya”
enak kan didengernya? kerupuk mencurahkan seperti ini karena kerupuk sudah resah dengan pemuda-pemudi tanggung indonesia terutama di Jakarta dan di penyangga ibukotanya. tolonglah, teman-teman kerupuk dan seluruh pemuda-pemudi tanggung Indonesia kurang-kuranginlah berbicara macam begitu. yuk kita ganti kata ANJIR menjadi YA AMPUN atau apapun. asal jangan yak!
best regards
kerupuk team



0 Komentar untuk "Surat Terbuka Untuk Para Remaja-Remaja Tanggung yang Suka Ngomong Anjir di Setiap Akhir Pembicaraan"